Bulan Sya’ban sering kali disebut sebagai bulan yang “terlupakan” karena berada di antara dua bulan istimewa, yaitu Rajab dan Ramadhan. Namun, tahukah Anda bahwa bulan Sya’ban memiliki keistimewaan tersendiri? Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam memberikan isyarat penting tentang amalan-amalan yang bisa kita lakukan di bulan ini sebagai persiapan menyambut Ramadhan. Mari kita simak penjelasan Ustadz Adi Hidayat dalam video beliau yang berjudul *”Amalan Spesial di Bulan Sya’ban”*.
—
Persiapan Menyambut Ramadhan dengan Bekal Spiritual
Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam mengajarkan bahwa sebelum memasuki bulan Ramadhan, kita perlu mempersiapkan bekal yang dapat menguatkan rohani dan memberikan tenaga spiritual. Bekal ini akan membantu kita menjalani Ramadhan dengan semangat, sebagaimana orang-orang terdahulu yang penuh gairah dalam beraktivitas.
Menariknya, orang-orang di masa jahiliyah pun memiliki semangat yang tinggi dalam beraktivitas. Mereka memanfaatkan siang dan malam dengan baik, bahkan ada yang menghatamkan Al-Quran sehari sekali atau dua kali. Lalu, mengapa kita yang hidup di zaman ini justru sering merasa lemas, banyak tidur, dan jarang beraktivitas?
Keistimewaan Bulan Sya’ban
Bulan Sya’ban adalah bulan yang sering dilalaikan oleh banyak orang. Padahal, bulan ini memiliki keistimewaan yang sangat besar. Diriwayatkan oleh sahabat Usamah bin Zaid, Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam memiliki kebiasaan meningkatkan amalan beliau di bulan Sya’ban, terutama puasa. Bahkan, sebagian sahabat heran melihat Nabi lebih banyak berpuasa di bulan Sya’ban dibandingkan bulan lainnya.
Ketika sahabat bertanya tentang kebiasaan puasa Nabi di bulan Sya’ban, beliau menjawab:
> *”Bulan Sya’ban adalah bulan yang sering dilalaikan oleh banyak orang. Padahal, di bulan ini, amalan manusia dilaporkan langsung kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala.”*
—
Amalan yang Dilaporkan Langsung kepada Allah
Salah satu keistimewaan bulan Sya’ban adalah pengangkatan amalan manusia kepada Allah. Meskipun Allah Maha Mengetahui segala amalan kita, malaikat tetap melaporkannya sebagai bentuk kebanggaan. Nabi Muhammad sangat menginginkan agar saat amalannya diangkat, beliau sedang dalam keadaan berpuasa.
Nabi Muhammad, sebagai manusia yang paling bertakwa dan dekat dengan Allah, selalu berusaha meningkatkan kualitas amalannya. Beliau ingin dinilai terbaik oleh Allah saat amalannya dilaporkan di bulan Sya’ban. Oleh karena itu, beliau mencontohkan puasa sebagai amalan utama di bulan ini.
—
Manfaat Puasa di Bulan Sya’ban
Puasa di bulan Sya’ban tidak hanya sebagai persiapan menyambut Ramadhan, tetapi juga memiliki manfaat spiritual yang besar. Puasa membantu kita menjaga dua hal:
1. Menjaga Amal Shaleh agar Konsisten dan Meningkat
Saat berpuasa, kita cenderung lebih rajin membaca Al-Quran, bersedekah, dan melakukan amalan shaleh lainnya.
2. Menjaga Diri dari Perbuatan Maksiat
Orang yang berpuasa akan berusaha menghindari perbuatan yang dapat membatalkan puasa, sehingga amalannya lebih baik.
Nabi Muhammad mencontohkan bahwa di bulan Sya’ban, beliau terbiasa berpuasa. Ini adalah salah satu rahasia terbesar mengapa amalan beliau selalu dalam keadaan terbaik saat dilaporkan kepada Allah.
—
Meneladani Nabi Muhammad di Bulan Sya’ban
Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam adalah teladan terbaik dalam meningkatkan kualitas ibadah. Beliau tidak hanya mengajarkan, tetapi juga mencontohkan langsung bagaimana memanfaatkan bulan Sya’ban dengan meningkatkan amalan, terutama puasa.
Dengan meneladani Nabi, kita bisa mempersiapkan diri dengan baik untuk menyambut bulan Ramadhan. Mari manfaatkan bulan Sya’ban ini untuk meningkatkan ibadah, memperbanyak puasa, dan menjaga diri dari perbuatan maksiat.
—
Penutup
Bulan Sya’ban adalah kesempatan emas untuk mempersiapkan diri menyambut Ramadhan. Dengan meningkatkan amalan, terutama puasa, kita bisa meraih keistimewaan bulan ini dan mendapatkan bekal spiritual yang kuat. Mari kita teladani Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam dan jadikan bulan Sya’ban sebagai momentum untuk meningkatkan kualitas ibadah kita.
*Artikel ini terinspirasi dari video Ustadz Adi Hidayat: [Amalan Spesial di Bulan Sya’ban]
—
Dengan memahami keistimewaan bulan Sya’ban dan meneladani amalan Nabi Muhammad, kita bisa menjadikan bulan ini sebagai langkah awal menuju Ramadhan yang penuh berkah. Semoga artikel ini bermanfaat dan menginspirasi kita semua!
